Dinkes dan Puskesmas bekerjasama dengan IDI Kota Banjar Edukasi Siswa tentang Bahaya LGBT

Ratusan siswa dan siswi SMPN 1 Banjar antusias mengikuti penyuluhan tentang bahaya dan pencegahan Lesbian Gay Biseksual dan Transgender (LGBT) yang diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan Kota Banjar dan BLUD UPTD Puskesmas Pataruman 1 bekerjasama dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Kota Banjar di lapangan basket kampus SMPN 1 Banjar pada Kamis hari ini (27/02/2020).

Edukasi berupa penyuluhan kesehatan terkait LGBT disampaikan oleh dr. RR. Dyah Rikayanti, SpKJ, psikiater sekaligus Pengurus Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Banjar. Beliau menyampaikan bahwa LGBT tidak hanya dilakukan orang dewasa, namun sudah merambah usia remaja. “Kami sangat prihatin dengan kondisi ini, sehingga IDI memandang perlu untuk memberikan edukasi bahaya dan pencegahan LGBT pada remaja”, katanya.

LGBT adalah singkatan dari lesbian, gay, biseksual, dan transgender. Istilah tersebut digunakan pada tahun 1990 untuk menggantikan frasa komunitas gay atau komunitas yang memiliki orientasi seks terhadap sesama jenis khususnya laki-laki. Istilah LGBT sudah mewakili kelompok-kelompok yang telah disebutkan seperti di atas.

Jika gay adalah sebutan khusus untuk laki-laki yang memiliki orientasi seks terhadap sesama jenis, lesbian adalah sebutan untuk perempuan yang menyukai sesama jenis. Sedangkan biseksual adalah sebutan untuk orang yang bisa tertarik kepada laki-laki atau perempuan. Transgender sendiri adalah istilah yang digunakan untuk orang yang cara berperilaku atau berpenampilan berbeda atau tidak sesuai dengan jenis kelaminnya.

Drs. Yedi Risdiana, M.AP, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kota Banjar menyampaikan bahwa harus ada kerjasama antara pemerintah dan seluruh komponen masyarakat untuk pencegahan terjadinya kasus LGBT. “Peran pendidikan keluarga terutama dalam penanaman nilai-nilai agama sangat penting untuk mengantisipasi LGBT”, tambahnya.

(Dansyah)

About dinkes_banjar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *