RW 15 Lingkungan Tanjungsukur Raih Penghargaan Lingkungan Bebas DHF

Bertempat di Aula BLUD UPTD Puskesmas Pataruman 1, Lokakarya Mini Triwulan Kedua Tahun 2020 dilaksanakan pada Selasa, 30 Juni 2020 dengan dua agenda, yaitu evaluasi penanganan COVID-19 dan evaluasi kasus Dengue Fever (DF) dan Dengue Haemorraghic Fever (DHF) di wilayah kerja puskesmas, yaitu Kelurahan Hegarsari dan Desa Binangun.

Lokakarya dipimpin oleh Camat Pataruman dengan didampingi Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kota Banjar, serta dihadiri oleh lintas sektor terkait, yang terdiri dari : Kapolsek Pataruman, Danramil 1325 Langensari, kader kesehatan, dan perwakilan ketua RT dan RW dari kedua wilayah kerja puskesmas. Dalam sambutannya, Drs. Yedi Risdiana, M.AP, Kabid Kesehatan Masyarakat menghimbau agar pelaksanaan lokmin dan kegiatan masyarakat lainnya agar tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan COVID-19, yaitu : memakai masker, menjaga jarak, dan membiasakan cuci tangan pakai sabun dengan air mengalir.

Menurut dr. Hj. Ika Rika Rohantika, Kepala BLUD UPTD Puskesmas Pataruman 1, kedua wilayah kerja puskesmas merupakan daerah endemis DF dan DHF dengan penyebaran yang merata dan meningkat hampir enam kali lipat pada tahun 2020 dibandingkan tahun 2019. “Sampai bulan Juni 2020, jumlah kasus DF sebanyak 65 kasus dan 4 kasus DHF dengan 2 kasus kematian”, katanya. Ia menghimbau agar masyarakat mampu mendeteksi tempat-tempat perindukan nyamuk (breeding places) untuk dilakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) secara rutin dan serempak.

Dalam kesempatan ini, Camat Pataruman, Dedi Suryadi, S.STP. M.Si berkenan menyerahkan penghargaan Lingkungan Bebas DHF selama 3 tahun berturut-turut kepada RW 15 Lingkungan Tanjungsukur Kelurahan Hegarsari Kecamatan Pataruman yang diterima Ketua RW setempat.

Saat ditanya bagaimana upaya yang dilakukan untuk mewujudkan lingkungan bebas DHF, Asep, Ketua RW 15 menyampaikan bahwa masyarakat di lingkungannya senantiasa melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) secara rutin dengan dukungan tokoh masyarakat.

Lokakarya Mini Triwulan Kedua Tahun 2020 diakhiri dengan rencana tindak lanjut berupa kesepakatan semua peserta untuk melaksanakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) secara terjadwal dan serentak setiap pekan sesuai dengan waktu yang disepakati masyarakat, serta pencanangan G1R1J (Gerakan 1 Rumah 1 Pemantau Jentik).

dansyah

About dinkes_banjar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *